Categories
Belajar

Jangan Asal Pilih, 7 Hal Ini Harus Ada di Tempat Les Pilihan untuk Anak!

Mengajari si kecil belajar di rumah bisa jadi pilihan yang bagus sih, Bun. Tapi, anak-anak biasanya jadi malah santai dan malas-malasan ketika diajarkan oleh orangtuanya sendiri, bawaannya ingin main terus! Padahal Ayah dan Bunda tentu punya segudang urusan lain yang menunggu.

Apalagi kalau Bunda sendiri adalah wanita pekerja, mengurusi pekerjaan di kantor saja sudah bikin pusing, saking capeknya, bisa-bisa Bunda malah mengajari si kecil sambil emosi, kan kasihan. Untuk itu mempercayakan kegiatan belajar mengajar si kecil pada bimbingan belajar menjadi pilihan yang paling tepat.

Memilih tempat bimbingan belajar untuk anak sekarang memang bisa dibilang gampang-gampang susah. Gampang soalnya tempat bimbingan belajar yang tersedia banyak banget. Mulai dari yang paling murah, sampai yang paling mahal. Nah, tapi itu juga justru susahnya! Karena begitu banyak bimbingan belajar yang bisa kita temui, sulit mencari yang benar-benar sesuai dan berkualitas. Benar nggak sih, Bun?

Kalau nggak teliti memilih dan memilah, bisa-bisa malah nggak sesuai dengan harapan Bunda. Sayang dong, sudah rugi waktu, tenaga, dan biaya juga! Kebanyakan menawarkan sistem bimbingan belajar tanpa mengetahui sebenarnya apa sih yang dibutuhkan oleh si kecil. Supaya nggak salah, coba deh, Bunda perhatikan beberapa hal di bawah ini sebelum memilih tempat bimbel SD, bimbel SMP bahkan bimbel SMA untuknya!

  1. Pengajar yang kompeten

Pengajar tentu menjadi aspek utama yang harus diperhatikan, Bun. Sebelum memilih tempat bimbingan belajar, pastikan bahwa pengajar yang ada memang berpendidikan yang mumpuni. Bunda boleh kok coba minta dipertemukan dengan pengajarnya, atau melihat-lihat ketika pengajar sedang mengajar. Apakah orangnya penyayang anak-anak, sabar, dan ramah. Sebab pengajar yang mengayomi pasti bisa bikin anak-anak lebih nyaman lagi.

  1. Metode belajar yang meyenangkan

Si kecil saat ini berada pada fase di mana belajar dianggap menjadi hal yang paling membosankan, maunya bermain terus! Makanya mengajari si kecil pasti susah banget! Karena itu, bimbingan belajar yang akan dimasuki harus memiliki metode belajar yang bisa menarik perhatian si kecil. Coba tanyakan pada mereka, metode belajar apa aja yang ditawarkan. Menggunakan metode belajar yang interaktif menggunakan alat peraga misalnya, terbukti bisa meningkatkan rasa ingi tahu si kecil, karena ia merasa bisa terlibat langsung dalam proses pembelajaran, bukan hanya sebagai penerima materi.

  1. Kesesuaian materi yang diajarkan dengan yang dibutuhkan

Bunda harus memperhatikan betul poin yang satu ini. Pastikan juga materi seperti apa yang akan mereka sampaikan. Apakah sama dengan kurikulum di sekolah? Sudahkan memenuhi kebutuhan yang ingin Bunda dan Ayah capai?

  1. Lingkungan yang nyaman

Lingkungan belajar adalah penunjang yang paling dibutuhkan anak untuk belajar, Bun. Dengan lingkungan yang nyaman, anak-anak bisa belajar dengan lebih tenang dan fokus. Kalau ruangan kecil, pengap, dan tanpa AC, anak-anak sudah pasti akan kepanasan dan jadi lebih cepat lelah. Pelajaran yang disampaikan pun nggak akan ada yang nempel!

  1. Fasilitas yang lengkap

Bunda perhatikan dengan baik, apa saja fasilitas yang mereka tawarkan. Apakah buku-buku penunjangnya lengkap, dalam kondisi baik, dan punya isi yang colorful. Soalnya si kecil kan masih dalam usia yang senang bermain, buku yang colorful dijamin bisa menarik perhatiannya!

  1. Waktu belajar yang efisien

Belajar kelamaan pastilah bikin si kecil cepat bosan. Memaksakan waktu belajar yang begitu lama kepadanya juga merupakan pilihan yang nggak abgus loh, Bun.

Maka dari itu, bimbingan belajar harus punya waktu belajar yang proporsinya pas, nggak lebih, nggak kurang. Selain itu, anak-anak juga harus bisa mendapatkan bimbingan tambahan di luar jam kelas, ketika ia belum mengerti. Sebab semua anak kan punya kemampuan belajar yang berbeda-beda. Nggak bisa dipaksa!

  1. Jumlah murid

Jumlah murid yang begitu ramai, bikin pengajar jadi nggak bisa fokus mengajari murid-muridnya. Jadi, usahakan Bunda memilik tempat bimbingan belajar yang menawarkan jumlah anak sedikit di dalam satu kelas. Supaya si kecil bisa mendapatkan perhatian penuh!