Categories
Belajar

Bimbel Online atau Offline? Gimana Enaknya?

Banyak kemajuan yang dirasakan di era digital masa kini. Salah satunya adalah merambah pada dunia bisnis bimbel. Berbagai jenis bisnis digital mulai bermunculan ke permukaan.

Bimbingan belajar online adalah contoh nyatanya. Hadirnya bimbel online tentu menjadi pesaing bimbel offline (datang ke tempat langsung). Tapi, masing-masing tentu memiliki kelebihan dan kekurangan.

Setiap anak memiliki kebutuhan yang berbeda. Ada yang cocok dengan online namun ada juga yang tidak. Hal ini juga bergantung kepada cara belajar dan kemandirian anak.

Banyak orangtua sibuk yang memerlukan bantuan untuk mengajar anaknya. Bimbel menjadi solusi yang tepat untuk mengatasinya. Nah, sebaiknya memilih cara online atau offline ya?

Bimbingan Belajar Online

Bimbel online sesungguhnya tidak jauh dari metode belajar mandiri. Hanya saja, siswa dapat melihat pengajaran guru melalui video seperti halnya di dunia nyata. Tidak hanya video, belajar online juga menyediakan materi atau pembahasan soal.

Bimbel online cenderung praktis, fleksibel, dan membutuhkan biaya yang relatif murah. Bahkan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pun menyediakan belajar online gratis. “Rumah Belajar” ini dapat diakses di situs belajar.kemdikbud.go.id.

Yang lebih menarik, siswa dapat belajar di mana saja dan kapan saja.  Tidak ada batasan yang mengekang kegiatan. Semua dapat disesuaikan dengan jadwal pribadi.

Sayangnya, kemudahan ini belum tentu dapat dimanfaatkan dengan maksimal. Khususnya bagi siswa yang malas dan tidak diawasi di rumah. Akses bimbel melalui gadget justru dapat mempengaruhi aktivitasnya untuk bermain saja.

Jika ada yang tidak dimengerti, tanya-jawab pun relatif sulit. Memang ada yang menyediakan fitur chatting antara guru dan siswa. Namun, tentu ada siswa yang sulit menangkap jika tidak dijelaskan secara langsung.

Maka, bimbel online relatif efektif bagi mereka yang rajin dan bertanggungjawab. Tapi, tidak memperkecil kemungkinan bahwa siswa malas pun bisa berubah. Semua kembali ke orangtua yang turut mendukung dan mendidik buah hatinya.

Bimbel Offline

Bimbel offline memamg tidak lebih praktis dibandingkan online. Namun, siswa cenderung memperoleh pemahaman yang lebih mudah. Siswa dapat bertanya hingga dirinya paham akan suatu materi yang tidak dimengerti.

Bimbel offline pun sudah menjamur dimana-mana. Orangtua dapat memilih dan menilai mana yang berkualitas. Bisa melalui opini ataupun prestasi alumninya yang sudah dicapai sebelumnya.

Biasanya, bimbel offline juga mengadakan kelas reguler dan kelas khusus baik untuk sbmptn atau yang lainnya. Kelas khusus atau privat umumnya berisi jumlah siswa yang lebih sedikit. Kondisi ini bisa memusatkan fokus siswa yang lebih baik.

Les belajar offline pun dapat memperluas jaringan pergaulan. Siswa bisa berkenalan dengan siswa sekolah lain dan bertukar pikiran. Mereka juga bisa berbagi pengalaman dari sekolah masing-masing.

Sayangnya, siswa harus mematuhi jadwal tertentu untuk mengikuti bimbel ini. Waktunya pun terbatas sesuai kelas yang diikuti. Terlebih, lokasi yang jauh dari rumah dapat membuat siswa lelah.

Kedua jenis ini memang memiliki perbedaan keunggulan. Berbagai aspek harus dipertimbangkan saat memilih. Yang pasti, siswa harus senang dan tidak merasa tertekan saat belajar.

Bahkan, ada saja yang mau mengikuti kedua jenis bimbingan itu. les offline sebagai tambahan belajar setelah jam sekolah, dan les online sebagai pelengkap belajar di rumah. Selain 2 pilihan itu, ada pula yang memanggil guru les privat ke rumah saja.

Nah, semua kembali lagi kepada orangtua dan anak untuk memilih. Tidak ada yang lebih baik atau buruk. Jika ada keinginan kuat untuk belajar, hasilnya pun akan selalu baik.

One reply on “Bimbel Online atau Offline? Gimana Enaknya?”